​Terkait Kerusuhan di DW Stadium, Wigan dan Man City Didakwa FA

FA selaku asosiasi sepak bola Inggris langsung bertindak cepat atas insiden kerusuhan di DW Stadium, kala pertandingan putara lima FA Cup berlangsung antara Wigan Athletic dengan Manchester City. Pasca pertandinngan berakhir, kerusuhan terjadi.

Suporter yang larut dalam euforia kemenangan 1-0 dramatis Wigan atas Man City via gol Will Grigg, membanjiri lapangan pertandingan. Keramaian itu berubah menjadi kerusuhan kala beberapa suporter melempari papan iklan kepada polisi dan pengawas pertandingan. Parahnya lagi, salah satu fans juga memprovokasi Sergio Aguero, hingga striker Man City itu balas memukulnya sebelum dipisahkan Mikel Arteta, asisten pelatih Man City.

Terkait kegagalan Wigan dan Man City mengontrol pemain dan suporternya, FA pun mendakwa keduanya dengan pelanggaran aturan pertandingan.

“Baik Wigan Athletic dan Manchester City telah didakwa karena gagal mengontrol pemain mereka, terkait pengusiran Fabian Delph saat putaran lima FA Cup berlangsung. Kedua klub memiliki waktu hingga pukul enam sore pada Jumat, 23 Februari 2018 untuk merespon,” begitu bunyi pernyataan FA, , Rabu (21/02).

Dakwa dari FA itu tidak termasuk kekerasan yang dilakukan Aguero, hingga penyerang asal Argentina itu lolos dari hukuman. Pun demikian manajer kedua tim, Paul Cook dan Pep Guardiola, yang terlibat debat karena kartu merah Delph jelang turun minum. Keduanya berdebat sampai lorong ruang ganti pemain. Namun, FA tidak menghukumnya.

Delph diusir oleh wasit Anthony Taylor karena melakukan tekel keras kepada pemain Wigan, Max Power. Kekalahan Man City tersebut mengagalkan impian quadruple titel musim ini. Kini, Man City hanya bertarung di FA Cup, Premier League, dan Champions League.

Related posts